Empat tahap dalam proses Lectio Divina
Meskipun terjemahan bebas dari kata lectio adalah bacaan, proses yang
terjadi dalam Lectio divina bukan hanya sekedar membaca. Proses lectio divina ini menyangkut empat hal, yaitu: lectio, meditatio, oratio dan contemplatio. ((Lih. Ibid., p. 57, 88)).
1. Lectio
Membaca di sini bukan sekedar membaca tulisan, melainkan juga membuka
keseluruhan diri kita terhadap Sabda yang menyelamatkan. Kita membiarkan
Kristus, Sang Sabda, untuk berbicara kepada kita, dan menguatkan kita,
sebab maksud kita membaca bukan sekedar untuk pengetahuan tetapi untuk
perubahan dan perbaikan diri kita. Maka saat kita sudah menentukan
bacaan yang akan kita renungkan (misalnya bacaan Injil hari itu, atau
bacaan dari Ibadat Harian), kita dapat membacanya dengan kesadaran bahwa
ayat-ayat tersebut sungguh ditujukan oleh Tuhan kepada kita.
2. Meditatio
Meditatio adalah pengulangan dari kata-kata ataupun frasa dari perikop
yang kita baca, yang menarik perhatian kita. Ini bukan pelatihan
pemikiran intelektual di mana kita menelaah teksnya, tetapi kita
menyerahkan diri kita kepada pimpinan Allah, pada saat kita mengulangi
dan merenungkan kata-kata atau frasa tersebut di dalam hati. Dengan
pengulangan tersebut, Sabda itu akan menembus batin kita sampai kita
dapat menjadi satu dengan teks itu. Kita mengingatnya sebagai sapaan
Allah kepada kita.
http://www.sarapanpagi.org/symbol.angka-angka-dalam-alkitab-vt6380.html
http://www.sarapanpagi.org/symbol.angka-angka-dalam-alkitab-vt6380.html
3. Oratio
Doa adalah tanggapan hati kita terhadap sapaan Tuhan. Setelah dipenuhi
oleh Sabda yang menyelamatkan, maka kita memberi tanggapan. Maka seperti
kata St. Cyprian, “Melalui Kitab Suci, Tuhan berbicara kepada kita, dan
melalui doa kita berbicara kepada Tuhan.” Maka dalam lectio divina
ini, kita mengalami komunikasi dua arah, sebab kita berdoa dengan
merenungkan Sabda-Nya, dan kemudian kita menanggapinya, baik dengan
ungkapan syukur, jika kita menemukan pertolongan dan peneguhan;
pertobatan, jika kita menemukan teguran; ataupun pujian kepada Tuhan,
jika kita menemukan pernyataan kebaikan dan kebesaran-Nya.
4. Contemplatio
Saat kita dengan setia melakukan tahapan-tahapan ini, akan ada saatnya
kita mengalami kedekatan dengan Allah, di mana kita berada dalam hadirat
Allah yang memang selalu hadir dalam hidup kita. Kesadaran kontemplatif
akan kehadiran Allah yang tak terputus ini adalah sebuah karunia dari
Tuhan. Ini bukan hasil dari usaha kita ataupun penghargaan atas usaha
kita. St. Teresa menggambarkan keadaan ini sebagai doa persatuan dengan
Allah/ prayer of union di mana kita “memberikan diri kita
secara total kepada Allah, menyerahkan sepenuhnya kehendak kita kepada
kehendak-Nya.” ((St. Teresa of Avila, The Way of Perfection, text prepared by Kieran Kavanaugh, OCD, Washington DC: ICS Publication, 2000), p. 358.))
Ke-empat fase ini membuat kelengkapan lectio divina. Jika lectio diumpamakan sebagai fase perkenalan, maka meditatio adalah pertemanan, oratio persahabatan dan contemplatio sebagai persatuan.
Doa: Orang tua kepada Anak
Doa Anak kepada Orangtua
Doa: Orang tua kepada Anak
- Kami rindu anak kami dapat berkonsentrasi dengan baik dan fokus saat mereka menerima segala yang diajarkan oleh guru mereka.
- Kami rindu anak kami menjadi anak yang disukai oleh teman-temannya dan membawa berkat bagi orang-orang yang ada disekitarnya.
- Arahkanlah anak kami ya Tuhan, pada jalan benar yang harus mereka lalui dan pada kehendak-Mu agar rencanaMu terlengkapi dalam kehidupan mereka.
- Terima kasih Tuhan Yesus atas penyertaan dan perlindungan-Mu bagi anak kami selama ini.Amin
Doa Anak kepada Orangtua
- Berikanlah rejeki yang cukup bagi mereka dan jauhkanlah mereka dari bahaya
- Tolong kami untuk mengasihi mereka di setiap waktu dan menerima mereka sebagaimana adanya.
- Tolong kami untuk taat melakukan perkataan orang tua kami yang benar dan berikan sukacita bagi kami untuk melakukannya.
- Doa ini kami panjatkan dalam Yesus Kristus Tuhan yang menjadi teladan bagi kami untuk menghormati dan mengasihi orang tua kami .Amin
| No | Nama | FOTO |
|---|---|---|
| 1 | Tabut Perjanjian |
![]() |
| 2 | Meja Roti Sajian |
![]() |
| 3 | Kandil Keluaran 37 |
![]() |
| 4 | Kemah Suci |
![]() |
| 5 | Mesbah Pembakaran |
![]() |
| 6 | Bejana Pembasuhan |
|
| No | Nama | FOTO |
|---|---|---|
| 1 | PETA | ![]() |
| No | Nama | HOST |
|---|---|---|
| 1 | DAFTAR |






